DEPOKNET – Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) kota Depok bersama Asosiasi PSSI kota Depok menggelar seleksi pemain tim sepakbola pelajar kota Depok untuk Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) Provinsi Jawa Barat, Jumat (1/05/2026)
Seleksi yang diikuti 196 pelajar yang bersekolah di wilayah kota Depok ini dilaksanakan di stadion Mahakam, kelurahan Baktijaya kecamatan Sukmajaya sejak pukul 07:30 WIB sampai dengan 11:30 WIB.
Perwakilan Disporyata, Nana Priyatna mengungkapkan, seleksi tahun ini mengedepankan keterbukaan melalui sistem pendaftaran daring. Selain itu, kriteria utama seleksi bukan berpatokan pada domisili KTP, melainkan keberadaan sekolah atlet tersebut ada di wilayah kota Depok.
“Ya yang digagas oleh Disporyata bekerja sama dengan Askot, kebetulan kita menunjuk Askot untuk menyiapkan atlet Popwilda. Jadi kita nanti Disporyata tinggal menerima hasil dari seleksi itu yang akan kita daftarkan di Popwilda tahun ini,” ujar Nana Priyatna.
Sekretaris Askot PSSI Kota Depok, Syafrudin, menyoroti pentingnya basis data pemain yang terstruktur. Meski banyak talenta lokal yang sudah merambah ke tim Elite Pro Academy di klub Liga 1, proses seleksi ini tetap krusial untuk menyaring 18 pemain terbaik.
”Ya, kalau untuk yang dikirim ke Jawa Barat itu cuma 18. Sementara kan kita nggak langsung 18, mungkin kita (seleksi) 40. Jadi hak pelatih lah untuk berapa pemain yang direkrut di putaran pertama,” jelasnya.

Pelatih Kepala (Head Coach) Tim Popwilda kota Depok, Abdul Malik Karim Usup mengatakan, seleksi berjalan akan terus dilakukan hingga pihaknya menemukan 18 pemain yang akan menjadi kerangka tim untuk diberangkatkan Juni ke babak kualifikasi regional wilayah atau Popwilda Jawa Barat.
Pelatih yang biasa disapa Coach Fanny ini menerangkan, Tim Popwilda kota Depok akan tergabung di wilayah regional 1 bersama Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, dan Kabupaten Bandung Barat.
“kami mencari 18 pemain terbaik, nantinya akan melalui pertandingan penyisihan grup di wilayah se Jawa Barat. Juara dan Runner Up di masing-masing wilayah tersebut akan bertanding di Popda Provinsi Jawa Barat,” ucap Coach Fanny didampingi asisten pelatih Abdul Rahman Lestaluhu.
Diungkapkan mantan head coach Persikad 1999 ini, dirinya bersama staf kepelatihan diberi target untuk menembus babak Final di Popwilda kali ini dan memastikan satu tiket menuju Popda Provinsi Jawa Barat pada September 2027 mendatang di Bekasi.
“Bismillah, persiapan satu bulan ini semoga maksimal, intinya kami selalu siap berikan yang terbaik untuk kota Depok.” pungkas Coach Fanny (AM/CPB/DepokNet)











