depoknet.com – Kantor Pertanahan (BPN) Kota Depok mempercepat pengadaan tanah untuk pelebaran Jalan Enggram dan Jalan Pemuda, Sawangan. Proyek ini bertujuan mengurai kemacetan di Simpang Parung Bingung serta akses pintu tol.
Proyek ini melibatkan 58 bidang tanah. Saat ini, progres pembebasan telah mencapai 94%, dengan menyisakan empat bidang yang masih terkendala masalah administratif dan kesepakatan harga.
Kepala Seksi Pengadaan Tanah dan Pengembangan BPN Kota Depok, Fuad Naufal, menjelaskan situasinya:
“Dan kebetulan per hari ini kita sudah tuntas mungkin di angka 94%, Pak. Masih tersisa empat bidang lagi. Itu kategorinya yang tiga bidang yang bersangkutan belum mau menerima nilainya, lalu yang satu bidang kebetulan sertifikatnya di sekolah, Pak, di Bank BRI. Nah, itu dia mendapatkan uang ganti kerugiannya ternyata lebih rendah dari nilai hutangnya,” jelasnya.

BPN menargetkan penyerahan hasil pengadaan lahan kepada Pemerintah Kota Depok pada awal Januari 2024. Hal ini dilakukan agar pengerjaan fisik dapat dimulai sebelum musim mudik lebaran.
“Insyaallah mungkin di awal tahun kita akan melaksanakan akhir tahapan pengadaan tanahnya, Pak, yaitu proses penyerahan hasil. Sehingga nanti kemungkinan arus lebaran, proses konstruksi dari pelebaran Jalan Enggram-Jalan Pemuda itu dapat berlangsung,” ungkap Fuad.
Pelebaran jalan ini akan mengubah pola lalu lintas dari arah Bojongsari guna memecah penumpukan kendaraan. Jalur ini nantinya terintegrasi dengan rencana sistem satu arah di Jalan Raya Haji Muchtar.
BPN menegaskan komitmennya untuk mendukung infrastruktur publik dan menyediakan solusi pertanahan demi kepentingan fasilitas umum di Kota Depok. (Am)








