• Seputar Depok
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Kesehatan
    • Sejarah
  • Khazanah
    • Kuliner
  • Musik
  • Olah Raga
  • Tendang Baskom
No Result
View All Result
  • Seputar Depok
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Kesehatan
    • Sejarah
  • Khazanah
    • Kuliner
  • Musik
  • Olah Raga
  • Tendang Baskom
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Olah Raga

Serigala Margonda Terluka, Rabu Besok Jadi Laga Hidup Mati

depoknet by depoknet
5 November 2019
in Olah Raga
0
Serigala Margonda Terluka, Rabu Besok Jadi Laga Hidup Mati
81
SHARES
1.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

DEPOKNET – Target Persikad 1999 untuk menjadi kampiun Grup B Liga 3 Regional Jawa Barat Seri 2 pupus sudah setelah pada laga ketiga Grup B dikandaskan PSB Bogor dengan 2 gol tanpa balas, Senin (4/11)

Pertandingan yang digelar ditengah terik matahari yang menyorot lapangan stadion Mahakam ini disaksikan 1500 penonton baik di tribun timur maupun barat stadion.

Dan tidak seperti pada laga sebelumnya, formasi yang diracik pelatih Persikad 1999 asal Mali, Mouctar Doucore dalam pertandingan kali ini adalah 4-3-3 dengan memasang 4 pemain yang selama 2 pertandingan sebelumnya berada di bangku cadangan.

Banyak penonton yang bertanya, mengapa Fikram Sudirman, Yasril Rahmadwan, Tuah Julianda Lubis, Fahrul Kamal Pais Ohorella dan Muhammad Zhivar Marsaoly tidak diturunkan sejak menit awal pertandingan.

“Ini agak aneh, ini laga penting untuk memastikan juara grup kok pemain cadangan yang diturunkan, ini Persikad bisa bahaya,” ungkap Tokoh Pemuda Baktijaya, Anton Sujarwo kepada DepokNet di Tribun utama Stadion Mahakam sebelum pertandingan dimulai.

Kecemasan pendukung Persikad 1999 terhadap komposisi pemain yang diturunkan pun terbukti, kendali permainan di babak pertama jelas dikuasai oleh PSB Bogor terutama lini tengah yang menjadi titik sentral pertarungan.

Kapten Tim Persikad 1999, Guntur Gunawan Rizal bahkan berkali-kali berteriak kepada pemain tengah Persikad karena sering terlambat menutup pergerakan dan umpan-umpan terobosan para pemain tengah PSB Bogor yang dikomandoi Kapten Tim mereka, Rizky Lesmana.

Gol PSB Bogor sendiri tercipta di babak pertama dari bola terobosan Rizky Lesmana ke jantung pertahanan Persikad 1999 yang langsung berhadapan dengan kiper dan berhasil diselesaikan penyerang PSB Bogor bernomor punggung 11, Renal Indriyana pada menit 23”.

Skema permainan Persikad 1999 dengan memainkan permainan sayap justru dapat dipatahkan oleh kokohnya lini pertahanan PSB Bogor. Pertandingan yang dipimpin wasit Mansyur Solihat dari Bekasi ini berakhir 0-1 di babak pertama.

Di babak kedua, Coach DM akhirnya menurunkan Muhammad Zhivar Marsaoly pada menit ke 48” dan juga Fikram Sudirman pada menit 63” serta Yasril Rahmadwan pada menit 64”.

Masuknya 3 pemain ini memberikan beberapa peluang dan kesempatan gol bagi Persikad baik dari akselerasi Fikram Sudirman melalui sisi kiri maupun bola-bola lambung yang menjadi andalan Yasril Rahmadwan.

Keasyikan menekan, justru pertahanan Persikad kebobolan untuk yang kedua kalinya pada menit 83” melalui serangan balik, dan lagi-lagi penyebabnya adalah lini tengah yang gagal menutup pergerakan pemain tengah PSB Bogor.

Gelandang PSB Bogor, Michael Ruud Aufa berhasil memaksimalkan kosongnya pertahanan Persikad dan mengirim bola loop ke gawang yang sudah kosong akibat kiper Persikad Muhammad Adnan Setiawan sudah naik keluar kotak pinalti.

Manager Persikad 1999, A Handiyana tak bisa menutupi kekecewaan usai wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak kedua.

“gak tau kenapa ketika berangkat dari rumah, feeling saya agak buruk hari ini. Kita juga salah kostum yaa, semangat anak-anak juga turun sedikit, dan feeling saya pun terbukti,” sebut Handiyana kepada DepokNet sebelum menaiki Toyota Vellfirenya.

Namun Manager kelahiran Ciamis 42 tahun silam ini yakin pasukan Serigala Margonda akan bangkit dan menuntaskan laga terakhir melawan Persipu FC dengan kemenangan dan memberikan hadiah terbaik kepada para penonton dan pendukung Persikad 1999.

“Serigala Margonda sedikit terluka hari ini, tapi luka hari ini harus menjadi penyemangat luar biasa untuk memastikan Persikad tampil sebagai Runner Up Grup dan lolos ke tahap berikutnya. Rabu besok pertarungan hidup atau mati, Kita wajib menang” tegas Handiyana. (CPB/AM/DepokNet)

depoknet

depoknet

Kereta Keadilan itu tidak akan diam di sudut peron ketamakan dan keangkuhan, ia akan terus bergerak menjemput para pencarinya di tiap stasiun kesabaran dan keteguhan. Pembaharuan selalu hadir dengan pemberitaan, sabar merangkai berita, teguh mengungkap fakta. Semuanya ada disini, depoknet.com. “Update Berita Dengan Fakta”

Related Posts

Askot PSSI Depok Terapkan Aplikasi ‘The Passing’ dan Wajib BPJS Ketenagakerjaan untuk Piala Walikota U-15 dan Liga 5
Olah Raga

Askot PSSI Depok Terapkan Aplikasi ‘The Passing’ dan Wajib BPJS Ketenagakerjaan untuk Piala Walikota U-15 dan Liga 5

21 Oktober 2025
Persikad Depok Bukan Hasil Merger, Cuma Ganti Nama Dari Sumut United
Olah Raga

Persikad Depok Bukan Hasil Merger, Cuma Ganti Nama Dari Sumut United

18 September 2025
Sakha, Bermimpi Besar Menjadi Pebasket Profesional Asal Club PHOENIX-G
Olah Raga

Sakha, Bermimpi Besar Menjadi Pebasket Profesional Asal Club PHOENIX-G

10 September 2025
Tirta Asasta Depok Kantongi Sertifikasi ISO 37001:2016
Seputar Depok

Tirta Asasta Depok Kantongi Sertifikasi ISO 37001:2016

by depoknet
24 April 2024
0

DEPOKNET - Sebagai Perusahaan Air Minum daerah yang turut mendukung pembangunan dan perkembangan Kota Depok, PT Tirta Asasta Depok memiliki...

Read more

Gerindra Usung Mayjen (Purn) Sudrajat Di Pilgub Jabar

9 Desember 2017
Depok Darurat Narkoba, Peredaran Melalui Sosmed dan Perbatasan Wilayah

Depok Darurat Narkoba, Peredaran Melalui Sosmed dan Perbatasan Wilayah

9 September 2017
Hasbullah Rahmad Sebut Bangunan Diatas Setu Pengarengan Dan Jemblung Ilegal Dan Harus Dibongkar

Hasbullah Rahmad Sebut Bangunan Diatas Setu Pengarengan Dan Jemblung Ilegal Dan Harus Dibongkar

19 Maret 2021

Ketua DPRD Depok: Film Berkisah Wiji Thukul Penting Untuk Ditonton

16 Januari 2017
Idris : “Di Kota Depok, Perempuan Lebih Lama Hidup Dibanding Laki-Laki”

Idris : “Di Kota Depok, Perempuan Lebih Lama Hidup Dibanding Laki-Laki”

17 Mei 2017
Ketua KNPI Kota Depok Army Mulyanto : Semoga Ada Pencalonan Ketua Lebih Baik dari Saya

Ketua KNPI Kota Depok Army Mulyanto : Semoga Ada Pencalonan Ketua Lebih Baik dari Saya

6 Juli 2025

Patriot Muslim: Gerakan Umat 212 Dibajak!

23 Februari 2019
depoknet

Copyright © 2022 depoknet.com. All Rights Reserved.

Navigate Site

  • Redaksi DepokNet (DNet)
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Seputar Depok
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Kesehatan
    • Sejarah
  • Khazanah
    • Kuliner
  • Musik
  • Olah Raga
  • Tendang Baskom

Copyright © 2022 depoknet.com. All Rights Reserved.