DEPOKNET – Janji pihak manajemen Pesona Square yang memastikan mal tersebut tidak akan menimbulkan kemacetan di jalan Ir Juanda saat sudah beroperasi karena telah melalui analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) sepertinya bertolak belakang dengan kondisi di lapangan.Nyatanya, kemacetan parah jelas terjadi saat Mal yang dibangun oleh pengembang PT Pesona Depok Asri itu beroperasi sejak Kamis (26/9/2018) hingga Minggu malam (30/9/2018).

“Macet parah gak seperti biasanya sebelum mal (Pesona Square) ini beroperasi, pasti ada yang salah ini dengan Amdal mereka khususnya Amdal Lalin,” ungkap Fiqih Nurshalat, warga perumahan Komplek Pelni kelurahan Baktijaya saat hendak menuju Jalan Margonda Raya.

Fiqih mengaku harus menempuh waktu hampir 1 jam lebih untuk melintasi jalan Ir Juanda hingga ke jalan Margonda Raya.

Biasanya hanya 10 – 15 menit untuk mencapai margonda dari tempat tinggal saya jika melewati Juanda, ini sampai sejam lebih,” terangnya.

Selain itu, janji pihak manajemen Pesona Square yang akan mengoptimalkan dengan membangun jembatan alternatif di belakang Pesona Square untuk mengurangi kemacetan di Jalan Ir Juanda ternyata tidak terlaksana.

Dari pantauan DepokNet di lapangan, jembatan alternatif yang seharusnya bisa dipergunakan bagi pengunjung mal untuk akses keluar ke Jalan M Yusuf atau tidak lagi keluar ke jalan Ir Juanda ternyata belum dioperasikan karena belum rampung dibangun.

“Sepertinya jadwal operasional Pesona Square ini sudah dikejar waktu tayang, padahal secara konstruksi hingga kesiapan teknis lainnya seperti jembatan alternatif ini dikesampingkan,” ujar Fiqih.

Sebelumnya seperti dikutip dari KOMPAS.COM, Humas Pesona Square, Mardi, menyatakan bahwa pihaknya memastikan mal itu tidak akan menimbulkan kemacetan di Jalan Ir Juanda jika telah beroperasi pada September nanti.

“Kita pastikan saat Pesona Square jadi, tidak akan menambah kemacetan. Karena kita bangun ini juga sudah koordinasi dengan berbagai pihak bukan asal bangun saja. Semuanya ada proses, dari izin lingkungan sampai analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) sudah kita lakukan,” ujar Mardi saat ditemui di kantor pemasaran Pesona Square, Jalan Ir Juanda, Depok (28/8/2018).

Menurut Mardi, pihaknya sudah mengukur ruang dari jalan raya ke pintu masuk Pesona Square dan hasilnya tidak ada yang terkena Garis Sempadan Bangunan (GSB).

“Memang kalau dilihat kasat mata dari kasarnya bangunan ini terkesan menjorok. Namun, kan saat diukur ternyata aman,” jelasnya.

Kadishub Depok Tidak Dapat Informasi
Secara terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) kota Depok, Drs. Dadang Wihana, M.Sc menerangkan bahwa bukan pihaknya yang mengeluarkan Amdal Lalin terkait perizinan Pesona Square,

“Andal Lalin dikeluarkan oleh BPTJ (Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek) karena statusnya jalan nasional, tapi kita akan monitor terus implementasinya,” ungkap Kepala Dinas berwajah tampan ini.

Kadishub kota Depok yang baru dilantik 6 bulan lalu tepatnya 13 Maret 2018 ini juga mengungkapkan, pihaknya tidak mengetahui dan tidak mendapat pemberitahuan akan beroperasinya Mal Pesona Square tersebut.

“Saya sendiri tidak tau kapan mereka mulai buka, saya baru mengetahui ketika ramai dibicarakan di medsos,” tutur Dadang Wihana.

Namun demikian, sebagai bentuk tanggung jawab dalam mengatasi dampak kemacetan di ruas jalan Ir Juanda yang menghubungkan jalan raya bogor dengan jalan Margonda ini, Kadishub tetap menurunkan petugas di lokasi sumber kemacetan tersebut.

“Walau demikian kita tetap menurunkan petugas di lokasi untuk melakukan pengaturan,” pungkasnya.(CPB/AM/DepokNet)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY