DEPOKNET– Halaman Balai Kota Depok menjadi pusat perhatian para pencinta kegiatan alam terbuka dengan digelarnya Depok 1st Outdoor Festival 2026. Acara yang berlangsung mulai tanggal 9 hingga 11 Januari 2026 ini hadir dengan misi besar mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya etika dan kelestarian lingkungan dalam setiap aktivitas luar ruang.
Penyelenggaraan festival ini didasari oleh bukti nyata kepedulian lingkungan yang telah dilakukan sebelumnya. Pada 13 Desember 2025 lalu, panitia bersama para relawan telah melaksanakan aksi bersih-bersih di jalur pendakian Cibodas menuju Curug Cibeureum, Gunung Gede. Dalam aksi tersebut, tim berhasil mengangkut total 94 kg sampah dari kawasan konservasi, sebuah angka yang mempertegas urgensi edukasi bagi para pendaki.

Panitia Pelaksana Depok 1st Outdoor Festival, Ringgi, menjelaskan bahwa konsep edukasi yang dibawa dalam festival ini merupakan hasil persiapan matang dan kolaborasi luas.
“Persiapan kegiatan ini lebih kurang 2 bulan dengan partisipasi dari kami Pencinta Alam Margonda 54 (PAM 54) Korpri kota Depok kolaborasi dengan Mapala Universitas Indonesia, Mapala Universitas Gunadarma, Mapala Universitas PNJ dan Mapala Universitas Pamulang,” ujar Ringgi (8/1/2026).
Melalui wadah PAM 54 Korpri Kota Depok, festival ini berupaya menanamkan kesadaran ekologis yang mendalam melalui pesan moral yang tertuang dalam tema besar tahun ini.
“Pesan dari PAM 54 sesuai tag line ‘Gunung Bersih, Bumi Asih’ tahun 2026 adalah apabila kita merawat, menjaga dan melestarikan gunung baik hutan dan sungainya dengan tidak membuang sampah sembarangan maka Bumi akan makin sayang dengan alam dan isinya,” tegas Ringgi.
Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan para pegiat alam tidak hanya sekadar menikmati keindahan alam, tetapi juga tumbuh menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian bumi demi masa depan.
Kita juga akan hadirkan narasumber terkemuka dalam acara talkshow dan ada penampilan Guest terkemuka,” tutupnya.
(Monet)









