Seputar Depok

Lantik PAW Badan Adhoc, KPU Depok Targetkan Zero Sengketa di Pilkada 2020

Adapun mereka yang dilantik adalah, Martejo sebagai Anggota PPK Cimanggis, Lucky Girinoto Lawalata sebagai Anggota PPS Kelurahan Mekarsari, Nurdiansyah sebagai Anggota PPS Kelurahan Cisalak Pasar, Hasanain Assagaf sebagai Anggota PPS Kelurahan Limo, Syahfruni sebagai Anggota PPS Kelurahan Sukamaju, serta Muhammad Aviz Fareza sebagai Anggota PPS Kelurahan Pancoran Mas.

DEPOKNET – Bertempat di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, KPU Kota Depok melaksanakan pelantikan Penggantian Antar Waktu (PAW) Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS), Kamis (30/7/2020)

Kegiatan Pelantikan PAW PPK/PPS ini berdasarkan SK KPU Kota Depok Nomor : 152-156/HK.03.1-Kpt/KPU-Kot/VII/2020 tentang Perubahan Atas SK Penetapan dan Pengangkatan Anggota PPK/PPS pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Tahun 2020.

Pelantikan PAW Badan Adhoc ini dilaksanakan karena ada enam orang yang terdiri dari satu orang Anggota PPK dan lima orang Anggota PPS mengundurkan diri beberapa waktu yang lalu.

Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna mengucapkan selamat kepada Anggota PPK dan Anggota PPS yang baru saja dilantik. Dirinya mengatakan, dengan telah dilantik, berarti mereka sudah menjadi bagian dari Keluarga Besar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok.

“Karena sudah menjadi bagian dari keluarga besar KPU Kota Depok, tentu kami berharap mereka dapat melaksanakan tugas secara baik sebagaimana sumpah dan pakta integritas yang telah diucapkan saat pelantikan,” ucap Nana Shobarna.

Nana berpesan, agar mereka menjalin komunikasi, koordinasi, serta dapat cepat beradaptasi dengan rekan-rekan kerjanya di wilayah masing-masing, agar soliditas langsung terbangun. Mereka wajib untuk segera bisa menyatu dalam PPK/PPS di tempat mereka bertugas.

Selain itu lanjut Nana, mereka harus menjaga integritas dan berhati-hati. Karena sejak saat ini mereka sudah dibingkai oleh kode etik penyelenggara. Maka, mereka harus menjaga sikap, menjaga lisan, menjaga jari jemari saat bermedia sosial agar terhindar dari pelanggaran kode etik penyelenggara.

“Sejak saat ini, mereka kami pantau, dan kita semua dipantau oleh pihak luar apakah sudah betul atau belum kita menyelenggarakan pemilihan ini dengan berintegritas. Karenanya kedepankan integritas, independensi serta kode etik yang lainnya,” tegasnya.

Pesan yang lainnya sebut Ketua KPU Depok, bahwa saat ini tahapan Pilkada yang sedang dilaksanakan adalah pencocokan dan penelitian (coklit) oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Jadi mereka sudah langsung mulai bekerja. Sehingga, tidak ada waktu lagi untuk santai-santai. Tapi sudah mulai langsung bekerja.

Karenanya sambil melaksanakan pekerjaan, Nana meminta mereka melakukan komunikasi dan mohon bimbingan kepada ketua dan anggota yang sudah aktif sejak awal supaya bisa melaksanakan tugas ini dengan baik. Mulai dari tahapan yang sekarang sampai nanti selesai.

Yang terakhir tambah Nana, karena Pilkada dilaksanakan di tengah kondisi pandemi Covid-19, maka setiap waktu setiap saat agar terus melindungi diri dengan alat pelindung diri atau APD, minimal masker dalam melaksanakan tugas dan kegiatan dalam tahapan pemilihan dan tetap harus mengindahkan protokol kesehatan.

Adapun mereka yang dilantik adalah, Martejo sebagai Anggota PPK Cimanggis, Lucky Girinoto Lawalata sebagai Anggota PPS Kelurahan Mekarsari, Nurdiansyah sebagai Anggota PPS Kelurahan Cisalak Pasar, Hasanain Assagaf sebagai Anggota PPS Kelurahan Limo, Syahfruni sebagai Anggota PPS Kelurahan Sukamaju, serta Muhammad Aviz Fareza sebagai Anggota PPS Kelurahan Pancoran Mas.

Targetkan Zero Sengketa

Nana Shobarna dalam kesempatan yang sama juga mengutarakan, pihaknya menargetkan bahwa Pilkada 2020 yang akan laksanakan harus zero sengketa. Tiap tahapan harus dilaksanakan dengan baik. Tidak boleh ada melanggar, tidak boleh ada muncul sengketa.

“Karenanya saya berharap kita disiplin melaksanakan tahapan secara baik dan sesuai dengan ketentuan, serta melaksanakan protokol kesehatan, karena Pilkada tahun ini berbeda dengan Pilkada-pilkada sebelumnya,” sebut Nana

Dirinya juga berharap sejak saat ini semua jajaran penyelenggara pemilu dan seluruh warga masyarakat untuk membiasakan diri selalu berdo’a demi kesuksesan dan kelancaran Pilkada yang akan dilaksanakan

“Dalam setiap kita sehabis sholat mohon selipkan do’a untuk sukses Pilkada. Ini sudah menjadi tradisi untuk selalu saya sampaikan dalam berbagai kesempatan. Karena prinsipnya do’a itu kekuatan untuk kita semua,” pungkasnya. (AM/CPB/DepokNet)

Show More

depoknet

Kereta Keadilan itu tidak akan diam di sudut peron ketamakan dan keangkuhan, ia akan terus bergerak menjemput para pencarinya di tiap stasiun kesabaran dan keteguhan. Pembaharuan selalu hadir dengan pemberitaan, sabar merangkai berita, teguh mengungkap fakta. Semuanya ada disini, depoknet.com. “Update Berita Dengan Fakta”

Related Articles

Back to top button
error: www.depoknet.com
Close
Close