Uncategorized

Dadan Rustandi Jadi Kepala BLP Depok Dinilai Tepat

DEPOKNET – Walikota Depok, Mohammad Idris memberikan kejutan awal tahun di jajaran birokrasi pemerintah kota Depok dengan melakukan pelantikan tunggal Kepala Badan Layanan Pengadaan (BLP) kota Depok, Senin (8/1) di Balaikota Depok.

Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilantik untuk mengisi jabatan sentral untuk menahkodai badan pelaksanaan lelang pengadaan barang/jasa pemerintah kota Depok itu adalah Dadan Rustandi, ST, M.Si.

Dadan yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang  Tata Bangunan pada Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disrumkim) Kota Depok ini menggantikan posisi Mochammad Arifudin, S.IP, M.Si yang telah mengajukan pensiun lebih dini dengan mengambil Masa Persiapan Pensiun (MPP) sejak akhir tahun lalu.

Pelantikan tunggal yang berlangsung di ruang kerja Walikota Depok ini turut dihadiri para pejabat teras di jajaran Pemerintah Kota Depok, diantaranya Sekda kota Depok, drg. Hardiono, Sp.BM, Asisten Hukum dan Sosial, Drs. Sri Utomo, M.Si, Asisten Administrasi dan Pemerintahan, Ir. Widyati Riyandani, serta Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Drs. Supian Suri, MM.

Prestasi Dadan Rustandi, pria kelahiran 11 Mei 1970 ini terbilang cukup bersinar dalam setiap tugas yang dijalaninya khususnya di lingkungan pemerintah kota Depok sejak diangkat menjadi pegawai negeri sipil pada 10 Desember 2003.

Sebagian kalangan menilai, penempatan Dadan Rustandi menjadi nahkoda di BLP kota Depok merupakan pilihan tepat mengingat kemampuan dan pengalaman dirinya selama ini dalam mengendalikan sebuah sistem perencanaan dan pelaksanaan pengadaan barang/jasa di beberapa dinas di Pemerintah Kota Depok yang pernah ditempatinya.

Selain itu, adanya keluhan beberapa rekanan dan pengusaha yang sering menyebut unit pelayanan pengadaan di kota Depok “dikuasai” oleh oknum panitia lelang dengan memainkan peranan melebihi Kepala BLP selama ini, tentunya diharapkan dapat dibersihkan segera dengan kehadiran Dadan Rustandi disana.

“Walikota untuk kali ini saya fikir melakukan pilihan yang tepat, semoga BLP kedepan dapat lebih maksimal lagi memberikan pelayanan dengan  membuat regulasi dan inovasi yang baik dalam setiap gelaran lelang. Saya sih berharap Kang Darus bisa secepatnya membenahi dan memotong jari-jari gurita yang selama ini mencengkram BLP,” ungkap direktur utama CV. Sebelas Marga Utama, Courles Haliwela.

Ditambahkan Courles, tugas berat tentunya akan dihadapi Dadan mengingat selama ini BLP kota Depok selalu jadi bulan-bulanan tembakan pihak-pihak yang merasa dirugikan dengan sistem tender atau lelang pengadaan barang/jasa di Pemerintahan Kota Depok. Padahal katanya, letak kesalahan bukan seutuhnya berada di pihak BLP namun juga ada di dinas atau badan selaku pemilik kegiatan.

“BLP kan bagaimana dinas, salah satunya sering lambatnya dinas dalam menyerahkan kegiatan padahal seharusnya sesuai jadwal perencanaan sudah harus masuk tahapan lelang. Tapi saya yakin Kang Darus bisa melakukan komunikasi dengan dinas-dinas yang ada untuk membenahi permasalahan tersebut,” ucap Courles.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM, Supian Suri saat dimintai penjelasannya oleh DEPOKNET terkait pelantikan tunggal siang tadi menyatakan, dirinya belum bisa memastikan kapan pos jabatan yang ditinggalkan Dadan Rustandi di Disrumkim akan diisi.

Kondisi yang sama juga terjadi pada pos jabatan lainnya yang memang sampai saat ini masih kosong seperti jabatan kepala Badan Perencanaan Pengembangan dan Penelitian Pembangunan Daerah (Bappelitbangda) kota Depok.

“Iya, belum tau kapan waktunya,” jelasnya singkat.(AM/Ant/DepokNet)

Print Friendly, PDF & Email
Tags
Show More

depoknet

Kereta Keadilan itu tidak akan diam di sudut peron ketamakan dan keangkuhan, ia akan terus bergerak menjemput para pencarinya di tiap stasiun kesabaran dan keteguhan. Pembaharuan selalu hadir dengan pemberitaan, sabar merangkai berita, teguh mengungkap fakta. Semuanya ada disini, depoknet.com. “Update Berita Dengan Fakta”

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close