DEPOKNET – Demi memastikan kemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden Republik Indonesia, H. Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amin dalam kontestasi Pemilihan Umum tahun 2019, beberapa elemen masyarakat kota Depok mendeklarasikan terbentuknya BRAJA (Barisan Rakyat H. Joko Widodo – KH. Ma’aruf Amin), di Jalan Nusantara Raya, Beji kota Depok, Sabtu (29/09).

Turut hadir dalam deklarasi tersebut, Ketua DPC PDI Perjuangan Hendrik Tangke Allo dan seluruh relawan BRAJA kota Depok dari 11 Kecamatan yang ada di kota Depok.

Ketua Umum BRAJA kota Depok, Roy Pangharapan mengatakan optimis, jika kemenangan pasangan Joko Widodo – Ma’aruf Amin bisa mendekati 70 persen di Kota Depok.

Menurutnya, rakyat Kota Depok akhirnya sadar bahwa Presiden Jokowi sangat serius membangun daerah-daerah di Indonesia dari Sabang sampai Merauke dan meningkatkan berbagai pelayanan publik di masyarakat.

“Namun semua yang dikerjakan oleh Joko Widodo tidak dapat dinikmati masyarakat Kota Depok secara utuh karena penguasa daerah justru sering menghambat program pembangunan nasional dan peningkatan pelayanan publik pada masyarakat,” ujar Roy Pangharapan dengan gayanya yang berapi-api.

Oleh karena itu kata Roy, kemenangan pasangan Jokowi dan Ma’aruf Amin bagi rakyat Depok harus diikuti oleh perubahan kekuatan dalam pemerintahan dan legislatif Kota Depok dan Jawa Barat sendiri.

Sebab tambahnya, jika elit kekuasaan di eksekutif dan legislatif Kota Depok tetap dikuasai oleh kekuatan yang  anti Jokowi maka tidak akan memberikan kemajuan dan manfaat bagi rakyat Depok.

“Sekalipun Ridwan Kamil sudah menjadi pemimpin Jawa Barat dan walaupun Jokowi kembali jadi Presiden RI 2019-2024,” ujarnya.

Saat ini menurut Roy Pangharapan, walaupun presiden Jokowi telah memastikan kesehatan gratis bagi seluruh rakyat Indonesia dengan peningkatan fasilitas rumah sakit, namun di Depok rakyat miskin masih kesulitan mendapatkan layanan kesehatan maksimal.

“Sekolah-sekolah atas kekuasaan pemerintahan kota Depok tetap memungut biaya. Sehingga tidak mudah bagi rakyat miskin untuk menyekolahkan anaknya,” ujar Roy Pangharapan.

Roy berharap semua partai koalisi pendukung Jokowi-Ma’aruf bisa bersatu merebut DPRD Kota Depok sehingga mengawal semua program Jokowi-Ma’aruf Amin di Kota Depok.

“Intinya rakyat Depok menginginkan perubahan. Bisa menikmati semua program Presiden Jokowi. Namun jika DPRD dan Pemerintahan Kota tetap dikuasai oleh elit politik hari ini, maka jangan harap semua hasil pembangunan Indonesia bisa dirasakan oleh rakyat Depok,” tandasnya.

Ia menjelaskan, komposisi DPRD kota depok saat ini dari 50 kursi DPRD, 26 kursi dikuasai oleh partai koalisi pendukung Prabowo-Sandi dengan total pemilih 411.367 suara (61,91%) pada Pemilu tahun 2015 lalu.

“Sementara partai koalisi pendukung Jokowi-Ma’aruf Amin hanya mampu menguasai 24 kursi dengan 253.086 suara (38,9%),” paparnya.

Ditambahkan Roy Pangharapan, adanya kejadian dugaan korupsi mantan Walikota Depok maka rakyat Depok akan sadar bahwa selama ini mereka memilih partai-partai dan pemimpin yang salah menjadi penguasa kota Depok.

“Kejadian penetapan tersangka mantan Walikota Depok terkait korupsi akan menyadarkan rakyat. Setidaknya separoh atau 30,95% dari rakyat yang tadinya memilih partai-partai pendukung Walikota Depok akan sadar untuk mendukung partai-partai pendukung Jokowi,” katanya.

Sehingga Roy Pangharapan memprediksi akan terjadi perubahan signifikan terhadap komposisi kursi DPRD kota Depok periode 2019-2024, dimana partai koalisi pendukung Jokowi-Ma’aruf akan bertambah dari 24 kursi menjadi 35 kursi, sedangkan partai koalisi pendukung Prabowo-Sandi akan berkurang dari 26 kursi menjadi 15 kursi.

Tentunya kata Roy, dibutuhkan kerja keras untuk memenangkan hati rakyat Depok agar yakin pada kepemimpinan Presiden Jokowi dan wakilnya Ma’aruf Amin.

“Kita harus lebih sering ketemu rakyat. Para Caleg juga tidak bisa lagi hanya tinggal diam di rumah sementara timnya yang bekerja. Caleg-caleg dari Partai Koalisi pendukung Jokowi harus bisa menjawab memberikan solusi terhadap semua persoalan rakyat kota Depok secara kongkrit,” ucap Roy Pangharapan.

Untuk diketahui, bahwa BRAJA (Barisan Rakyat Jokowi-Ma’aruf) kota Depok adalah organisasi relawan yang didirikan oleh Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kota Depok untuk memenangkan Jokowi-Ma’aruf dalam Pemilu 2019 akan datang. Sebagian besar anggotanya adalah ibu rumah tangga yang sudah sepuluh tahun menjadi relawan kesehatan yang tersebar di seluruh kecamatan dan kelurahan di Kota Depok.(AM/CPB/DepokNet)

 

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY