• Seputar Depok
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Kesehatan
    • Sejarah
  • Khazanah
    • Kuliner
  • Musik
  • Olah Raga
  • Tendang Baskom
No Result
View All Result
  • Seputar Depok
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Kesehatan
    • Sejarah
  • Khazanah
    • Kuliner
  • Musik
  • Olah Raga
  • Tendang Baskom
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Seputar Depok

Warga Di Lahan Segitiga UIII Minta Ridwan Kamil Tolak Rekomendasi Tim Terpadu

depoknet by depoknet
4 September 2019
in Seputar Depok
0
Warga Di Lahan Segitiga UIII Minta Ridwan Kamil Tolak Rekomendasi Tim Terpadu
80
SHARES
1.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

DEPOKNET – Warga masyarakat yang terdampak pembangunan kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) yang terletak di kelurahan Cisalak kecamatan Sukmajaya Depok berharap sikap tegas dari Gubernur Jawa Barat terkait pemberian dana kerohiman yang dijanjikan pemerintah kepada mereka.

Pasalnya, sesuai Peraturan Presiden (Perpres) nomor 62 tahun 2018 tentang Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan dalam rangka Penyediaan Tanah untuk Pembangunan Nasional khususnya Pasal 9 menyebutkan, Gubernur adalah pihak yang menetapkan daftar masyarakat penerima santunan, besaran nilai santunan, dan mekanisme tata cara pemberian santunan.

Haji Udin selaku tokoh masyarakat menyebut Gubernur wajib menolak hasil kinerja Tim Terpadu yang tidak melakukan secara baik dan benar proses pendataan, verifikasi, dan validasi atas bidang tanah lahan yang dikuasai masyarakat yang terkena dampak pembangunan UIII tahap pertama ini.

“Terutama warga masyarakat yang berada di dalam segitiga ini seluas kurang lebih 5 hektar yang konon katanya akan dijadikan pusat kantor dari kampus UIII,” ujar Haji Udin sambil menunjukkan gambar denah lokasi pembangunan UIII, Senin (2/9/2019).

Haji Udin menjelaskan, dalam lokasi segitiga itu, terdapat 61 Kepala Keluarga (KK) yang sudah lebih dari 10 tahun tinggal di lahan seluas 5 hektar tersebut.

“Tapi yang aneh, kenapa setelah dilakukan pendataan hanya tercatat 28 KK, sementara sisanya tidak terdata atau seperti tidak dianggap ada oleh Tim Terpadu,” jelasnya dengan nada kecewa.

Padahal sesuai Perpres 62 tahun 2018, persyaratan masyarakat yang berhak mendapatkan santunan atau relokasi adalah yang sudah menempati, menguasai, dan memanfaatkan lahan paling sedikit 10 tahun secara terus menerus dengan etikad baik secara terbuka.

“Sebagai informasi, kami disini sudah belasan tahun tinggal, bahkan ada yang sudah 23 tahun, maka kami meyakini ada kesalahan prosedural dan tidak menyeluruh yang dilakukan Tim Terpadu dalam melaksanakan pendataan, verifikasi dan validasi,” jelas Haji Udin.

Nardi, warga yang lahannya berada di lokasi segitiga pembangunan UIII bahkan meminta Gubernur Ridwan Kamil untuk turun langsung guna mengecek hasil kerja Tim Terpadu di lapangan. Hal itu kata Nardi harusnya dilakukan Ridwan Kamil agar tidak begitu saja menerima hasil laporan dan rekomendasi dari Tim Terpadu yang sesuai Perpres di Ketuai oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat.

“Kalau boleh jujur, saya dan keluarga ikut menyumbangkan suara buat Kang Emil di Pilgub kemarin karena kami percaya Kang Emil adalah pemimpin yang akan melindungi hak-hak warganya tanpa terkecuali. Mohon jangan sia-siakan kepercayaan kami itu,” ucap Nardi.

Sebelumnya, warga masyarakat terdampak pembangunan kampus UIII juga telah melayangkan surat keberatan kepada Presiden RI Joko Widodo mengenai jumlah besaran nilai santunan atau kerohiman yang telah ditentukan oleh KJPP (Kantor Jasa Penilaian Publik).

Penasehat hukum warga, Andi Tatang Supriadi menyatakan, warga masyarakat tidak menolak bahkan sangat mendukung adanya pembangunan kampus UIII, namun mereka berharap adanya keterbukaan dan keadilan berkaitan dengan dasar perhitungan dari KJPP yang dirasakan warga sangat merugikan itu.

“Hasil perhitungan KJJP bervariasi, ada yang mulai Rp 8.000,- sampai Rp 13.500,- permeter persegi dan itu sudah termasuk harga bangunan dan pepohonan. Sementara dari warga sendiri meminta ada penyesuaian nominal setidaknya dengan nilai yang pantas dan manusiawi,” sebut Andi Tatang. (CPB/AM/DepokNet)

Tags: DepokNetdnetjawabaratkotadepokUniversitasIslamInternasionalIndonesia
depoknet

depoknet

Kereta Keadilan itu tidak akan diam di sudut peron ketamakan dan keangkuhan, ia akan terus bergerak menjemput para pencarinya di tiap stasiun kesabaran dan keteguhan. Pembaharuan selalu hadir dengan pemberitaan, sabar merangkai berita, teguh mengungkap fakta. Semuanya ada disini, depoknet.com. “Update Berita Dengan Fakta”

Related Posts

H. Hamzah Terpilih Aklamasi Jadi Ketua PGI Depok 2026-2030, Siap Incar Medali di Porprov Jabar
Seputar Depok

H. Hamzah Terpilih Aklamasi Jadi Ketua PGI Depok 2026-2030, Siap Incar Medali di Porprov Jabar

2 Februari 2026
Sampaikan Keluh Kesah ke Kadisnaker Baru, FSB Kamiparho Tuntut Hak Normatif Pekerja Hotel Bumi Wiyata
Seputar Depok

Sampaikan Keluh Kesah ke Kadisnaker Baru, FSB Kamiparho Tuntut Hak Normatif Pekerja Hotel Bumi Wiyata

2 Februari 2026
Perkuat Akar Rumput, DPC PDI Perjuangan Depok Gelar Restrukturisasi Pengurus di 11 Kecamatan
Seputar Depok

Nahkodai PAC PDIP Sukmajaya, Irwan Siap Kobarkan Semangat Militansi dan Menangkan Hati Masyarakat

2 Februari 2026
DPRD Depok Gelar Rapat Paripurna Istimewa Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo
Seputar Depok

DPRD Depok Gelar Rapat Paripurna Istimewa Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo

by depoknet
19 Agustus 2025
0

DEPOKNET.COM- DPRD Kota Depok menggelar Rapat Paripurna Istimewa untuk mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto menjelang peringatan HUT ke-80...

Read more

Peringati Hari Anak Nasional, Kota Depok Gelar Ekpresi Anak

31 Juli 2017
Buku Modul Gratis Belum Ada, Kadisdik Bilang Tanggung Jawab Sekolah

Buku Modul Gratis Belum Ada, Kadisdik Bilang Tanggung Jawab Sekolah

25 Agustus 2017

DPRD Depok Selidiki Temuan Pelanggaran Di RS Citra Medika

1 Februari 2018
Usia Melampaui 56 Tahun, Dipastikan Gagal Ikut Lelang Sekdakot

Usia Melampaui 56 Tahun, Dipastikan Gagal Ikut Lelang Sekdakot

21 Agustus 2017
Dukung UMKM Depok Naik Kelas, Deny Kartika Dorong Pemanfaatan Security Crowdfunding

Dukung UMKM Depok Naik Kelas, Deny Kartika Dorong Pemanfaatan Security Crowdfunding

27 Agustus 2025
Ini Penegasan Men PAN-RB Soal Pengisian JPT Pratama Sekda Depok

Ini Penegasan Men PAN-RB Soal Pengisian JPT Pratama Sekda Depok

28 September 2017
Minggu Depan SSA Bakal Dipermanenkan?

Minggu Depan SSA Bakal Dipermanenkan?

9 September 2017
depoknet

Copyright © 2022 depoknet.com. All Rights Reserved.

Navigate Site

  • Redaksi DepokNet (DNet)
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Seputar Depok
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Kesehatan
    • Sejarah
  • Khazanah
    • Kuliner
  • Musik
  • Olah Raga
  • Tendang Baskom

Copyright © 2022 depoknet.com. All Rights Reserved.