DEPOKNET — Pondok Pesantren (Ponpes) Qolbun Salim yang berlokasi di Cilodong, Kota Depok, menggelar rangkaian acara festival tahunan. Selain sebagai agenda rutin pesantren, acara ini diselenggarakan secara khusus dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Depok yang ke-27.
Pimpinan Ponpes Qolbun Salim, Ustadz Naim Mukhtar, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa cinta putra daerah terhadap tanah kelahirannya. Menurutnya juga, pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang cerdas sekaligus agamis.
”Rangkaian HUT ke-27. Ya kita ada kontribusilah sebagai warga Depok kan. Putra Depok daerah asli, yang memang mencintai kotanya. Makanya pesantren itu bagian dari membangun bangsa. Karena di kita juga kan memang termasuk bagian dari yang mencerdaskan anak bangsa kan. Apalagi pesantren ini benar-benar mendidik anak-anak yang memang cinta kepada agamanya, terus juga mendalami dasar-dasar ilmu agama. ujar Ustadz Naim Mukhtar saat diwawancarai di lokasi acara, Minggu (17/5/2026) .

Adapun persiapan matang telah dilakukan oleh pihak panitia selama satu bulan penuh demi menyukseskan festival yang berlangsung selama satu hari ini.
Rangkaian acara dimulai sejak pagi hari dengan pawai karnaval dan jalan santai, kemudian dilanjutkan dengan lomba menyanyi religi, lomba pidato, serta lomba menggambar untuk tingkat TK, PAUD, dan SD. Puncak acara pun akan diisi dengan Festival Hadroh dan Marawis se-Jabodetabek.
”Ini kita persiapan sebulan,” jelas Ustadz Naim Mukhtar.
“Iya, memang acara ini event cuma satu hari. Acaranya itu dari tadi mulai pawai karnaval ya, jalan santai. Terus kemudian tadi ada acara menyanyi religi. Terus ini masuk ke acara yang ketiga, pidato, dan juga tadi sudah menggambar untuk TK, PAUD, dan SD. Nanti akan ada festival hadroh dan marawis se-Jabodetabek, terutama Kota Depok,” tambahnya.
Antusias pun tergolong sangat tinggi. Tercatat sekitar 300 peserta mendaftarkan diri dalam berbagai perlombaan yang mencakup kategori usia sekolah dari tingkat PAUD hingga SMA. Sementara itu, agenda jalan santai sendiri berhasil menyedot perhatian hingga 500 orang peserta yang berasal dari lingkungan pesantren di Kota Depok serta warga masyarakat sekitar.
”Ya kalau ditotal semua peserta ya hampir 300 orang. Itu kalau ditotal dari semua kegiatan. Apalagi tadi kita jalan santai itu ada 500 orang,” ungkapnya.
Beliau juga menambahkan mengenai asal peserta yang mengikuti rangkaian lomba islami tersebut.
“Pesertanya dari Depok, pesantren yang ada di Kota Depok dan juga warga masyarakat sekitar pesantren. Ini kita nggak… apa, ikut apa lomba ini dari PAUD sampai dengan SMA. Ya memang kita utamakan dari anak-anak yang masih sekolah ya,” jelasnyaa.
Melalui momentum ini, Ustadz Naim Mukhtar juga menitipkan pesan mendalam mengenai pentingnya kehadiran dan dukungan dari pemerintah daerah terhadap eksistensi lembaga pendidikan pesantren, khususnya dalam hal bantuan fasilitas dan operasional.
”Yang ingin kita sampaikan ke masyarakat bahwasanya pesantren itu penting. Tolong pemerintah membantu juga keberadaan pesantren yang memang menjadi tempat untuk mencerdaskan anak bangsa. Jadi, kehadiran pemerintah untuk pesantren sangat penting banget, terutama dari segi bantuan-bantuan ya. Karena memang pesantren ini harus disupport oleh pemerintah, kita berkolaborasilah untuk hal ini. Ya,” tegasnya.
Ponpes Qolbun Salim sendiri tergolong sebagai salah satu lembaga pendidikan yang sedang berkembang pesat di wilayah Cilodong. Memasuki usianya yang ketiga, pesantren ini berkomitmen untuk terus menambah daya tampung santri pada tahun ajaran baru mendatang.
(AM-Depoknet)



