Depoknet – Wakil Walikota Depok, Chandra Rahmansyah, secara resmi mengajak seluruh warga untuk menyemarakkan gelaran Depok 1st Outdoor Festival. Festival yang berlangsung selama tiga hari ini dipandang sebagai platform strategis bagi masyarakat urban untuk kembali berinteraksi dengan alam demi menjaga keseimbangan kesehatan fisik serta mental.
Chandra memberikan apresiasi khusus kepada komunitas PAM 54 sebagai inisiator acara. Menurutnya, kegiatan berbasis luar ruang (outdoor) merupakan kebutuhan krusial di tengah padatnya ritme kehidupan kota.
“Saya menghimbau kepada semua masyarakat Kota Depok, ini ada acara Depok First Outdoor Festival yang mana ini adalah pengenalan terhadap kegiatan-kegiatan alam, kegiatan lingkungan yang mana ini penting ya dalam membangun kesehatan fisik dan mental,” ujar Chandra Rahmansyah pada Jumat (9/1/2026).
Selain aspek rekreasi, Chandra menekankan bahwa semangat pecinta alam harus sejalan dengan program prioritas Pemerintah Kota Depok, terutama dalam mengatasi isu sampah dan pencemaran air. Ia mendorong adanya kolaborasi nyata antara komunitas dan pemerintah untuk menjaga ekosistem kota.
“Saya berharap komunitas-komunitas pecinta alam juga turut bersama-sama kita bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan di Kota Depok, utamanya terhadap masalah sampah, masalah pencemaran, masalah juga saluran-saluran air, masalah pembangunan, agar semuanya tetap berorientasi pada lingkungan yang keberlanjutan,” pungkasnya.
Ketua Panitia Pelaksana, Ringgi, menambahkan bahwa festival ini tidak hanya sekadar ajang berkumpul, tetapi membawa misi edukasi yang kuat mengenai pelestarian alam. Target utamanya adalah menanamkan kesadaran lingkungan yang bisa berdampak hingga masa depan.
“Melalui Depok First Outdoor Festival ini, kami mencoba mengedukasi, kegiatan luar ruang memelihara dan merawat alam beserta lingkungannya agar tetap dinikmati oleh cucu-cucu kita mendatang. Kami berharap dapat memberikan manfaat nyata tidak hanya bagi peserta, tetapi bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” jelas Ringgi.
Melalui sinergi antara edukasi dan kegiatan luar ruang, festival ini diharapkan mampu memicu perubahan perilaku masyarakat Depok agar lebih peduli terhadap keberlangsungan lingkungan hidup di sekitar mereka. (Monet )









