• Seputar Depok
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Kesehatan
    • Sejarah
  • Khazanah
    • Kuliner
  • Musik
  • Olah Raga
  • Tendang Baskom
No Result
View All Result
  • Seputar Depok
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Kesehatan
    • Sejarah
  • Khazanah
    • Kuliner
  • Musik
  • Olah Raga
  • Tendang Baskom
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Seputar Depok

Warga Kecewa Program Santunan Kematian Korban Covid-19 Dihentikan

Dihentikannya program santunan kematian bagi korban meninggal akibat Covid-19 itu pun sontak membuat banyak warga korban meninggal karena Covid 19 kecewa. Bahkan di kota Depok, banyak warga yang justru tidak mengetahui adanya program dari Kemensos tersebut.

depoknet by depoknet
22 Februari 2021
in Seputar Depok
0
Warga Kecewa Program Santunan Kematian Korban Covid-19 Dihentikan
88
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

DEPOKNET – Pemerintah melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) secara resmi menghentikan program Santunan Kematian bagi korban meninggal dunia akibat Covid-19.

Penghentian program itu dinyatakan melalui surat rekomendasi dan usulan yang dikirim Kemensos RI – Dirjen Perlindungan Jaminan Sosial pada Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial kepada seluruh Kepala Dinas Sosial Provinsi di Indonesia.

Surat bernomor 150/3.2/BS.02.01/02/2021 tertanggal 18 Februari 2021 dan ditandatangani Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial, Sunarti menjelaskan berkenaan dengan Surat Edaran Plt. Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Nomor: 427/3.2/BS.01.02/06/2020 tanggal 18 Juni 2020 tidak bisa di tindaklanjuti.

Hal itu disebabkan pada Tahun Anggaran 2021 tidak tersedia Alokasi anggaran santunan korban meninggal dunia akibat Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) bagi ahli waris pada Kementerian Sosial RI.

“Sehingga terkait dengan rekomendasi dan usulan yang disampaikan oleh Dinas Sosial Provinsi/Kab/Kota sebelumnya tidak dapat ditindaklanjuti,” demikian tercantum dalam surat.

Oleh karenanya, Kemensos selanjutnya meminta kepala Dinas Sosial Provinsi dapat menyampaikan hal tersebut kepada Kepala Dinas Sosial Kabupaten/Kota di wilayah masing masing, dan selanjutnya untuk tidak memberikan rekomendasi dan/atau usulan lagi pada Kementerian Sosial RI.

Pelaksanaan program santunan kematian bagi korban meninggal akibat Covid 19 sebesar Rp15.000.0000,- (Lima Belas Juta) per jiwa ini diketahui sudah disampaikan setahun lalu tepatnya 18 Juni 2020 oleh Kemensos RI melalui surat edaran kepada para kepala Dinas Provinsi di seluruh Indonesia.

Di Provinsi Jawa Barat sendiri, kepala dinas sosial provinsi Jawa Barat juga telah meneruskan surat edaran kemensos RI tersebut kepada para kepala dinas dan instansi sosial yang ada di wilayah Jawa Barat pada tanggal 30 Juni 2020.

Banyak Warga Yang Tidak Tahu

Dihentikannya program santunan kematian bagi korban meninggal akibat Covid-19 itu pun sontak membuat banyak warga korban meninggal karena Covid 19 kecewa. Bahkan di kota Depok, banyak warga yang justru tidak mengetahui adanya program dari Kemensos tersebut.

Chairil Anwar, ketua RW 03 kelurahan Ratujaya kecamatan Cipayung menyebut dirinya baru beberapa hari mengetahui adanya program santunan kematian bagi korban Covid-19.

“Sumpah, saya baru denger beberapa hari yang lalu kalau ada santunan kematian untuk yang meninggal karena Covid. Sudah saya sampaikan ke warga, eeh kok tiba-tiba dapat kabar lagi tau-tau dihentikan,” ucapnya

Ketua LSM Gerakan Lokomotif Pembangunan (Gelombang) kota Depok, Cahyo P Budiman meyakini, kurangnya sosialisasi yang dilakukan dinas sosial kota Depok menjadi penyebab banyak warga yang tidak mengetahui program dari pemerintah pusat tersebut.

“Sudah dari tahun lalu ternyata surat edarannya, tapi warga tidak mengetahui program ini. Saya sendiri juga baru tau seminggu yang lalu saat ada warga yang menanyakan. Ini pasti karena kurangnya sosialisasi yang dilakukan dinsos,” ujarnya

Padahal kata Cahyo, buat warga yang sangat membutuhkan setelah tertimpa musibah, dana santunan sebesar Rp 15 Juta per jiwa itu sangat bermanfaat sekali bagi ahli waris.

Namun sayangnya lagi, saat program ini sudah diketahui dan tersebar luas beberapa minggu lalu di kota Depok, tiba-tiba saja dihentikan. “Warga korban Covid 19 yang awalnya berharap, jadi seakan kena prank,” pungkas Cahyo.(Ant/CPB/DepokNet)

depoknet

depoknet

Kereta Keadilan itu tidak akan diam di sudut peron ketamakan dan keangkuhan, ia akan terus bergerak menjemput para pencarinya di tiap stasiun kesabaran dan keteguhan. Pembaharuan selalu hadir dengan pemberitaan, sabar merangkai berita, teguh mengungkap fakta. Semuanya ada disini, depoknet.com. “Update Berita Dengan Fakta”

Related Posts

Seputar Depok

Askot PSSI Depok Bidik Kerangka Tim Tangguh Lewat Seleksi Terbuka 186 Atlet Pelajar

30 April 2026
Seputar Depok

Sapa Ratusan Warga Depok, Hasbullah Rahmad: Gotong Royong dan Swasembada Adalah Kunci Stabilitas Bangsa

29 April 2026
Hasbullah Rahmad Usulkan Gerak Jalan Massal Masuk Agenda Rutin HUT Kota Depok
Seputar Depok

Hasbullah Rahmad Usulkan Gerak Jalan Massal Masuk Agenda Rutin HUT Kota Depok

26 April 2026
Uncategorized

Telah Terjadi Laka Lantas TKP : Di Jln Raya Puncak Tepatnya di Turunan Selarong Ds Cipayung Kecamatan Mega Mendung Kab.Bogor

by depoknet
22 April 2017
0

DepokNet - Mhn ijin melaporkan pada hari Sabtu tgl 22 April 2017 sekira jam 17. 30 Wib Telah terjadi Laka...

Read more
Lantik Pengurus Anak Ranting, Muslimat NU Mekarsari Targetkan Perluasan di 22 RW

Lantik Pengurus Anak Ranting, Muslimat NU Mekarsari Targetkan Perluasan di 22 RW

13 Januari 2026

Alumni IKIP/UPI Bandung Angkatan 1971-2004 Gagas Reuni Akbar

25 Desember 2017

Rp 2 Miliar Anggaran Rehab Stadion Merpati Bukan Dana CSR

10 Juli 2017
Alumni SMP Negeri 1 Cimanggis Angkatan ’89 Berbagi Takzil Dan Sembako

Alumni SMP Negeri 1 Cimanggis Angkatan ’89 Berbagi Takzil Dan Sembako

17 Mei 2020
Dituding Terlalu Eksklusif, Aktifis Depok Minta Pamdal Gedung Dewan Ditiadakan

Dituding Terlalu Eksklusif, Aktifis Depok Minta Pamdal Gedung Dewan Ditiadakan

22 Februari 2023
Pemkot dan Pihak Kelurahan Curug Tak Pernah Ada Upaya Mengatasi Setu Rawa Kalong Curug

Pemkot dan Pihak Kelurahan Curug Tak Pernah Ada Upaya Mengatasi Setu Rawa Kalong Curug

8 Mei 2017
“Ngopi Senja: Kebudayaan Jakarta”: Dari Kampung ke Ibukota – Menelusuri Akar, Merajut Masa Depan

“Ngopi Senja: Kebudayaan Jakarta”: Dari Kampung ke Ibukota – Menelusuri Akar, Merajut Masa Depan

23 Februari 2025
depoknet

Copyright © 2022 depoknet.com. All Rights Reserved.

Navigate Site

  • Redaksi DepokNet (DNet)
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Seputar Depok
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Kesehatan
    • Sejarah
  • Khazanah
    • Kuliner
  • Musik
  • Olah Raga
  • Tendang Baskom

Copyright © 2022 depoknet.com. All Rights Reserved.